Tim Prabowo Janji Tetap Damai Jika Jokowi-JK Menang di MK

RadioLombok — Ketum PPP Suryadharma Ali (SDA) memastikan tidak akan terjadi kekerasan, jika akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) memenangkan Jokowi JK dalam sidang PHPU pilpres 2014.

"Tetap perdamaian persaudaraan diutamakan," katanya di kantor DPP PPP, Jl Diponegoro, Jakpus, Senin (18/8) malam.

"Saya tahu persis Pak Prabowo tetap mengutamakan ketenangan dan persaudaraan sesama bangsa tetap utuh. Tidak ada kekerasan yang dapat merugikan keutuhan bangsa," yakin SDA.

Meski demikian, SDA masih berharap gugatan pihak Prabowo-Hatta dikabulkan seluruhnya oleh MK. "Tentu PPP dengan seluruh partai koalisi berharap keputusan MK mengabulkan seluruh tuntutan tim Prabowo-Hatta," harapnya.

Jika pun kalah, SDA mengaku partainya siap menjadi oposisi di pemerintahan yang akan datang bila MK memutuskan Prabowo-Hatta dinyatakan tidak menang.

"Zaman orde baru PPP tidak di pemerintahan. Berada atau tidak di pemerintahan, PPP pernah mengalami," tutup SDA.

Sebelumnya, isu perpindahan sejumlah partai yang mendukung kubu Jokowi-JK santer terdengar. SDA juga memastikan partainya tetap setia berada di koalisi Merah-Putih.

"Sampai dengan hari ini belum terpikir nyeberang ke kubu sana. Kalau ada 1-2 orang mikir itu, itu pandangan pribadi," ucap SDA. "Tapi kalau dari partai tidak."

Sementara itu, Waketum PPP Lukman Hakim Saifuddin, sempat mengungkapkan bahwa partainya tidak menutup kemungkinan berada di luar pemerintahan.

"Bagi PPP apakah di dalam atau di luar bukan itu, ketika kebijakan pemerintah wajib didukung," katanya.

Iklan