WNI Tercatat Terbanyak Gabung Jadi Militan ISIS

RadioLombok — Indonesia dan Malaysia tercatat sebagai negara yang paling banyak "menyumbang" militan untuk bergabung dengan ISIS, untuk wilayah kawasan Asia Tenggara.

Demikian menurut data teranyar dari lembaga analisis Grup Soufan asal New York, AS, seperti dikutip dari laman berita Bangkok Post, Rabu (13/8/2014).

Pada koran online itu disebutkan sekitar 200 militan asal Indonesia yang berangkat ke Irak menuju basis ISIS. Sementara itu, tercatat 30 militan tercatat dari Malaysia.

"Mereka bertolak melalui negara ketiga, seperti Mesir dan Turki," sebut lembaga yang biasanya memberikan informasi keamanan kepada Pemerintah AS tersebut.

"Kelompok ekstrem Asia Tenggara ingin belajar dari ISIS yang membuat kekhalifahan di Irak," kata lembaga itu. "Ada dugaan, kelompok tersebut ingin membangun kekhalifahan di Asia Tenggara."

Grup Soufan dipimpin oleh Ali Soufan, seorang mantan pakar kontraterorisme di Biro Penyelidik Federal (FBI).

Iklan