Inggris Setuju Ciptakan Bayi dengan “Tiga Orangtua”

INGGRIS bakal jadi negara pertama di dunia yang melegalkan teknik menciptakan bayi dengan kombinasi DNA dari tiga orang sekaligus. Dengan demikian, secara biologi nantinya sang anak memiliki 3 orangtua.

Para ilmuwan yang terlibat meyakini teknik membuat bayi dengan metode IVF (In Vitro Fertilization) ini memungkinkan untuk melahirkan anak tanpa resiko cacat. Prediksi tercepat, salah satunya akan lahir pada tahun 2015.

Parlemen Inggris kemungkinan akan mengesahkan Undang-undang prihal melegalkan teknik bayi tabung dari tiga DNA ini pada tahun 2014. Namun, sebelum disahkan, aturan baru ini akan diuji publik terlebih dulu.

Proses menciptakan bayi dengan tiga orangtua meliputi penggantian DNA yang rusak dari sel telur seorang wanita, dengan DNA sehat dari seorang donor perempuan lain. Sel telur yang telah dimodifikasi itu kemudian dibuahi oleh sperma pasangan pria. Hasilnya kemudian ditanamkan pada rahim.

Proses ini dikatakan bisa menghindari risiko bayi membawa cacat bawaan yang sulit disembuhkan. Penyakit-penyakit tersebut antara lain yang mempengaruhi masalah jantung, gagal hati, gangguan otak, kebutaan dan distrofi otot.

Teknik ini menjadi kontroversial karena ditakutkan akan menciptakan pasar untuk membuat bayi yang didesain khusus. Meskipun para ilmuwan itu beralasan bahwa metode ini dirancang untuk membantu keluarga dengan penyakit mitokondria – kondisi tak tersembuhkan dari garis keturunan ibu yang mempengaruhi sekitar satu dari 6.500 anak di seluruh dunia.

Kementerian Kesehatan Inggris akan menerbitkan rancangan peraturan akhir tahun 2013, sehingga keluarga “berisiko tinggi” dapat memperoleh bayi sehat dan normal.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s