TNI dan Polri di Perintahkan Atasi Ketegangan Sumbawa

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto memerintahkan aparat TNI dan Polri untuk mengatasi ketegangan di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Selasa (22/1) malam.

Ketegangan di ketahui oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto setelah menerima laporan dari Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo terhubung insiden dimaksud.

Informasinya menyebutkan bahwa telah terjadi amuk massa di Sumbawa, Selasa (22/1) siang, yang dipicu dari unjuk rasa sekitar 150 mahasiswa Universitas Sumbawa (Unsa). Mereka sedianya menuntut proses hukum terhadap anggota Polres Sumbawa, Brigadir I Gde Eka Suarjana, yang dituding membunuh seorang mahasiswi Unsa bernama Aryati.

Para mahasiswa tidak menerima alasan kematian Aryati yang menurut polisi terjadi karna kecelakaan murni. Menurut mahasiswa, kematian korban diyakini akibat dianiaya dan diperkosa oleh pelaku.

Pada kesempatan itu, selain berunjuk rasa, mahasiswa dan keluarga korban juga membakar rumah dan kendaraan warga. Bahkan, mobil pemadam kebakaran tidak dapat bergerak karena disandera oleh massa

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s