Waduh! Ada Turis Keracunan Metanol di Lombok

Liam Davies, seorang turis asal Australia terpaksa berbaring kritis dirumah sakit di Perth lantaran keracunan metanol di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Peristiwa ini terjadi saat remaja usia 19 tahun itu sedang merayakan Tahun Baru di sebuah bar setempat. Waktu itu ia tiba-tiba terjatuh sakit setelah minum arak.

Tak lama kemudian, berdasarkan rujukan dokter dari Australia, lelaki ini diterbangkan dan dibawa ke rumah sakit Sir Charles Gairdner di Perth pada Jum’at dini hari. Menurut seorang jurbir rumah sakit menyatakan bahwa Davies dalam kondisi kritis.

Kasus ini diduga sebagai korban terbaru keracunan metanol yang dialami turis Australia di Indonesia. September tahun lalu, seorang pemain rugbi terkenal asal Perth, Michael Denton (29), ditemukan pingsan dikamar hotelnya di Bali. Ia kemudian dibawa kerumah sakit. Namun tidak sadar-sadar dan akhirnya meninggal. Hasil otopsi kemudian menunjukkan indikasi penyebab kematiannya karena keracunan metanol.

Kejadian serupa pernah pula terjadi pada seorang remaja putri asal Sydney yang mengakibatkan matanya buta setelah minum arak yang dicampur metanol ketika merayakan kelulusan sekolah di Bali.

Sementara itu, seorang turis asal Swedia, Swede Johan Lundin (28), meninggal 30 jam kemudian setelah minuman mojitonya dicampur metanol di Gili Trawangan, Lombok pada Juni 2012.

Davies digambarkan oleh keluarganya sebagai remaja yang aktif dan dinamis, yang mewakili daerahnya di cabang olahraga lacross. Ia bermimpi melakukan perjalanan ke luar negeri untuk melihat dunia. “Mereka mengingatkan warga Australia lainnya untuk berhati-hati bila berada di luar negeri. Kami ingin menyadarkan mengenai risiko minum arak lokal yang kita tidak ketahui kualitasnya,” kata kerabatnya tersebut.

Metanol merupakan bahan kimia berbahaya bagi tubuh. Bahan ini terkadang digunakan sebagai campuran ke dalam minuman dengan maksud menaikkan kadar alkoholnya. Efek keracunan metanol antara lain muntah-muntah, pusing, sakit perut, koma, gagal ginjal, kebutaan, dan dalam beberapa kasus menyebabkan meninggal.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s