Peramal Kondang Mama Lauren Meninggal Dunia Akibat Sakit Komplikasi

Info Keluarga (scBS) • Mama Lauren, seorang peramal kondang Indonesia yang berumur 78 tahun, telah meninggal dunia sekitar pukul 21.37, Senin, 17 Mei 2010 di Rumah PGI Cikini JL Raden Saleh Jakarta Pusat. Menurut informasi dari anak Mama Lauren, Bebi Djenar, mengemukakan, Mama Lauren dirawat sejak Minggu (16/5) siang.akibat sakit komplikasi.

"Mama memang sudah tiga tahun sakit komplikasi jantung, paru-paru, tapi, selama ini nggak pernah dirasakan sakitnya." kata anak Mama Lauren, Bebi Djenar.

Bebi mengungkapkan, Mama Lauren tak pernah menampakkan rasa sakit yag dideritanya di hadapan keluarga. Mama Lauren tak pernah mengeluh. "Kemarin wajahnya pucat, Mama tipe yang nggak mau ngrepotin orang," katanya.

Jenazah Mama Lauren akan disemayamkan di rumah duka di Perumahan Cipinang Indah II , Blok GG No 2, Kalimalang, Jakarta Timur. Menurut keterangan, jenazah Mama Lauren akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo Jakarta pada Selasa (18/5) siang.

Kehadiran atau kemunculan peramal kondang Mama Lauren terbukti memang selalu dinanti, spesialnya menjelang tahun baru. Di malam pergantian tahun, Mama Lauren ini tak pernah absen meramalkan apa yang akan terjadi di tahun berikutnya.

Mama Lauren lahir di Eindhoven, Belanda, 23 Januari 1932. Di usia masih kecil, Mama Lauren telah menjadi yatim piatu. Ibunya meninggal pada saat ia masih berumur tiga bulan sedangkan ayahnya meninggal beberapa tahun kemudian akibat kecelakaan lalu lintas. Sejak itu, Lauren tinggal bersama nenek buyutnya, Antoineta di Belgia. Antoineta adalah orang yang paling berperan penting dalam kehidupan masa kecil Lauren.

Kelebihan Lauren terdeteksi pertamakali sejak ia masih kelas 1 SD yakni pada tahun 1939. Sejak saat itu, Lauren berdarah Gypsy itu mulai menyadari bahwa dirinya berbeda. Sebelum peristiwa-peristiwa mengerikan benar-benar terjadi, konon Lauren sudah terlebih dulu mengetahuinya lewat "penglihatan" atau "pendengaran". Saat berusia 12 tahun, Lauren benar-benar meyakini bahwa dia memiliki indera keenam dan dianugerahi bakat khusus untuk bisa melihat masa depan.

Pada tahun 1952 diusia 20 tahun ia menikah dengan Natakusuma. Setahun kemudian di tahun 1953, pasangan ini resmi pindah dan menetap di Indonesia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s