8.500 (23,7 %) Siswa SMA/MA/SMK di DIY Tak Lulus UN 2010

Info hasil UN (scBS) • Sebanyak 8500 (23,7%) siswa SMA/ MA/SMK tak lulus Ujian Nasional UN 2010. Angka kelulusan ujian nasional sekolah menengah atas/madrasah aliyah/sekolah menengah kejuruan di DI Yogyakarta tahun ini turun drastis, dari 95,1 persen pada tahun 2009 menjadi hanya 76,3 persen pada tahun 2010. Angka kelulusan ini terendah di Pulau Jawa.

Rendahnya tingkat kelulusan UN SMA/SMK mendorong Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi DIY mengimbau setiap kepala sekolah SMA/ SMK dan sederajat agar memeriksa kemungkinan adanya kejanggalan hasil UN siswanya.

 Koordinator Pelaksana UN DIY Baskara Aji menjelaskan, jumlah siswa SMA/MA/SMK DIY yang tidak lulus tahun 2010 mencapai 23,7 persen dari total peserta 39.938 siswa (terdiri dari 19.443 siswa SMA/MA dan 20.495 siswa SMK). Dengan demikian, siswa yang tidak lulus sekitar 8.500 orang.

”Ini (imbauan) untuk mengantisipasi kemungkinan kesalahan proses pemindaian dan koreksi lembar jawab UN, yang mengakibatkan siswa yang seharusnya lulus menjadi tidak lulus,” kata Baskara Aji pada rapat dan pembagian surat keterangan hasil UN bersama semua kepala SMA/ MA/SMK se-DIY di Yogyakarta, Sabtu (24/4/2010).

Menurut Baskara, kejanggalan itu, misalnya, ada murid yang pandai, tetapi mendapat nilai jelek atau sebaliknya yang kurang pandai mendapat nilai bagus. Muncul juga kejanggalan-kejanggalan lain. ”Kesalahan pada proses pemindaian dan koreksi hanya hasil menduga-duga. Belum tentu benar,” kata Baskara Aji.

Namun, Ketua Pelaksana UN Pusat Djemari Mardapi, yang dihubungi Kompas, menyatakan, turunnya angka kelulusan DIY dimungkinkan karena meningkatnya kejujuran dalam UN tahun ini.

Berdasarkan data Depdiknas tahun 2009, tingkat kejujuran pelajar DIY tertinggi di seluruh Indonesia. ”Kami belum melihat hasilnya secara rinci. Namun, tingginya angka ketidaklulusan ini bisa jadi berhubungan dengan tingkat kejujuran DIY yang terus meningkat,” katanya.

Secara terpisah, Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana menyatakan, tingginya angka ketidaklulusan itu amat memprihatinkan. Yoeke menyerukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pendidikan di DIY.[sb:kompas]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s