Satu Tersangka Perampok Sekotong Selamat

Mataram, NTB (scBS) –Seorang tersangka perampok yang diamuk massa di sel tahanan Polsek Sekotong berhasil diselamatkan. Walau tubuhnya penuh luka, namun nyawanya masih tertolong dan sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB. Tersangka yang selamat tersebut bernama Sah, asal Dusun Batu Jangkih, Lombok Tengah.

"Satu orang tersangka (Sah, Red) yang dikeroyok massa itu masih dirawat,’’ kata Kabid Humas Polda NTB, AKBP Sukarman Husain, kemarin. ‘’Yang meninggal hanya dua orang,’’ tambahnya.

Kedua tersangka yang tewas adalah, Ramli asal Dusun Beber, Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah. Ramli tewas  ditempat lokasi aksi perampokan setelah kepergok warga sekitar pukul 02.00 Wita.

Tersngka tewas satunya, Kamarudin warga Dusun Lekor, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah. Kamarudin tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB setelah diamuk massa di sel tahanan Polsek Sekotong.

 Menurut Kamarudin, Juru Bicara Polda NTB menjelaskan, polisi sudah berupaya maksimal menghalau massa."Tapi, personel kepolisian kalah jumlah dengan massa.’’ katanya.

Hingga kemarin, polisi telah memeriksa tiga warga setempat sebagai saksi. Selain melakukan penyelidikan, polisi juga sudah melakukan upaya pendekatan langsung kepada warga dibantu tokoh masyarakat dan tokoh agama.

‘’Segala upaya sudah dilakukan, termasuk pendekatan secara personal kepada warga setempat,’’ paparnya.

Menurut Sukarman, kawanan perampok ini berjumlah empat orang (satu orang masih buron, Red) beraksi di Dusun Menda, Desa Kedaro, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, pada Kamis (27/1) sekitar pukul 02.00 Wita. Kawanan ini berhasil menggondol barang milik Marni, 30 tahun berupa kalung emas, satu gelang emas permata putih, cincin, satu Hp nokia, dan uang tunai Rp 1,7 juta.

‘’Kasus ini ditangani Polres Lombok Barat di beck up Polda NTB,’’ jelasnya.

 Sementara itu, penjagaan perawatan terhadap tersangka Sah di RSUP NTB dijaga ketat oleh aparat Polres Mataram dan Polda NTB. Sejumlah wartawan yang hendak melihat kondisi tersangka tidak diijinkan masuk.

Menurut Humas RSUP NTB Nengah Matia, tersangka saat ini tengah mendapat perawatan intensif. ‘’Dia dirawat di ruang Seruni nomor 202,’’ katanya.

Sementara itu, kondisi Mapolsek Sekotong yang sempat menjadi sasaran amuk massa, kemarin telah dibersihkan. Menurut Kapolres Lobar melalui Kapolsek Sekotong AKP Fauzan Wadi mengaku belum menghitung total kerugian akibat amuk massa tersebut.

"Yang jelas sejumlah kaca jendela dan plafon pecah, sebagian peralatan kantor juga rusak, bahkan tembok di belakang ruang tahanan juga rusak dibobol massa. Kita inventarisir dulu yang rusak supaya diketahui total kerugiannya,’’ jelas Fauzan.

Berita Terkait:

Iklan

2 Tanggapan

  1. makasih infonya, mampir ke blog saya juga ya teman

  2. COPOT KAPOLRES DAN KAPOLSEK NYA. MEREKA TIDAK BISA KERJA/ BERTANGGUNG JAWAB.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s