Pendaftar Calon Bintara Polisi dari Bukittinggi Cuma 84 Orang

Bukittinggi (scBS):–Pendaftaran calon bintara polisi tahun 2010 yang ditutup pada Jumat (22/1), dari 94 orang yang dibutuhkan untuk Sumatera Barat, pendaftar melalui Polresta Bukittinggi hanya sebanyak 84 orang. Selanjutnya, bagi yang sudah mendaftar, berkewajiban mengikuti seleksi lebih lanjut di Polda Sumbar dan baru dinyatakan lulus untuk mengikuti pendidikan.

Menurut Kapolresta Bukittinggi melalui Kabag Administrasi Kompol Biher Simamora dikutip Padang-Today, setelah diberi kesempatan pada masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai calon bintara polisi mulai tanggal 15 Januari lalu, hanya 84 orang yang mendaftar sampai hari terakhir.

Dari 84 orang itu, 74 orang untuk Polisi laki-laki dan 10 orang untuk Polisi Wanita (polwan). Mereka diharuskan mengikuti beberapa seleksi di Polda Sumbar.

Setelah mendaftar di Polresta Bukittinggi, seluruh yang mendaftar pada Minggu (24/1) lalu harus mengambil nomor ujian di panitia daerah Polda Sumbar untuk mengikuti seleksi dengan melibatkan dinas pendidikan dan instansi terkait lainnya, seperti untuk melihat keaslian ijazah dan sebagainya. Namun, yang mendaftar di Polresta Bukittinggi secara kasat mata, sudah dinyatakan lulus, yaitu dari segi persyaratan administrasi.

"Jadi masalah kelulusan dan berhak untuk mengikuti pelatihan sebagai calon polisi sepenuhnya wewenang Polda Sumbar dengan melibatkan petugas eksternal,"ucapnya.

Bagi yang dinyatakan lulus, untuk Polwan seperti biasanya akan mengikuti pelatihan di Ciputat, sedangkan untuk polisi laki-laki akan mengikuti pelatihan di beberapa daerah di luar Sumbar, sebab untuk Sumatera Barat, sudah tidak ada pendidikan lagi, seperti yang dilakukan selama ini yaitu di Padang Basi.

Selanjutnya, masalah pembagian yang dibutuhkan yaitu, untuk Brimob 15 orang, Polwan 15 orang dan Polisi air 15 orang serta polisi tugas umum, seluruhnya adalah wewenang dari Polda untuk membagi. Termasuk penempatan setelah lulus pendidikan nantinya, juga adalah wewenang dari Polda untuk menugaskan.

"Jadi kita sifatnya hanya menerima, siapa saja yang ditempatkan di sini bintara baru harus kita terima dan kita bisa meminta berapa orang yang dibutuhkan seperti penerimaan pegawai negeri sipil (PNS), apalagi sampai menolaknya,"terang Simamora.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s