Pasar Bebas, Ponsel China Makin Berkuasa

Dampak pemberlakuan China-ASEAN Free Trade Area (ACFTA) di Indonesia telah terlihat nyata. Salah satunya adalah tingkat penjualan ponsel asal China yang membanjiri pasar Tanah Air melejit tinggi. Tentu saja hal ini akan menguntungkan distributor dan seluruh ritelnya. Mereka memperoleh untung besar terutama di berbagai pusat penjualan ponsel. Dalam sebulan terakhir, penjualan ponsel China melonjak rata rata sebesar 100 persen berkat pengenaan bea masuk hingga 0 persen untuk telepon genggam, yang tergolong produk elektronik.

Angka penjualan ponsel ini bahkan mencapai tiga kali lipat seperti dialami oleh salah satu distributor ponsel China, PT Setia Utama Telesindo. Menurut Presiden Direktur PT Telesindo Hengky Setiawan, penjualan ponsel dari perusahaannya sepanjang 2010 ini naik 300 persen. Pada Desember 2009, Telesindo hanya mampu menjual 30.000 unit. Sedangkan, hingga Jumat (15/1/2010), penjualan Telesindo mencapai 100.000 unit. "Kami perkirakan hingga akhir bulan ini mencapai 200.000 unit," kata Hengky.

Angka penjualan ini hanya berasal dari satu tipe handphone, P-Phone. Dua minggu lagi, Telesindo akan mendatangkan lima tipe ponsel baru. Hengky yakin, penjualan pada triwulan pertama 2010 bisa menembus 500.000 unit.

Menurut media KONTAN, yang telah mengikuti perkembangan penjualan ponsel China di berbagai pusat penjualan handphone, seperti kawasan Roxy, ITC Cempaka Mas, dan Mal Ambasador. Muslia, pemasar di loos Cingular Wireless di Roxy, menyatakan kini bisa menjual hingga 10 unit ponsel China per hari. "Biasanya, paling banyak lima unit per hari," kata Muslia.

Begitu pula Ivan di Experience Phone Shop, ITC Cempaka Mas, merasa mendapat rezeki berlimpah dengan besarnya minat masyarakat yang mencari handphone asal China. Sebulan terakhir, Ivan menjual sekitar 200 unit ponsel China.

Namun, Presiden Direktur PT Metrotech Jaya Komunika Martono Jaya Kusuma, distributor merek Nexian, membantah lonjakan penjualan ini karena berlakunya ACFTA. Sejak dulu ponsel Nexian tidak terkena bea masuk. "Penjualan meningkat drastis karena fitur yang canggih dan harga yang terjangkau," tandas Martono.(KONTAN/Dyah Megasari, Rizki Caturini/SCBS/Hana)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s