Wah, 10 Ribu Guru Bantu Belum Diangkat

Sebanyak 10 ribu guru bantu di Indonesia statusnya belum menjadi pegawai tetap. Hal ini diakui oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), Baedhowi, Rabu (6/1).

Menurut Baedhowi, dilansir dari republika, dalam PP No 48 dan PP No 43 sebenarnya diamanatkan, semua guru bantu harus diangkat. “Dalam peraturan pemerintah tersebut juga ada tenggat waktu pengangkatan para guru bantu yakni tahun 2009 lalu,” ujarnya.

Baedhowi menjelaskan, kendala puluhan ribu guru bantu tersebut belum diangkat adalah kewenangan perubahan status itu ada pada pemerintah daerah. “Jadi bukan ada di kami. Itu ranah pemda, sementara kami hanya bertugas memfasilitasi untuk pengangkatannya saja,” jelasnya.

Baedhowi mengungkapkan, dari jumlah 10 ribu guru bantu itu, 6.800 diantaranya berasal dari DKI Jakarta. “Mereka itu yang paling menderita,” katanya.

Pemprov DKI Jakarta, kata Baedhowi, berkilah belum adanya pengangkatan guru bantu itu karena tahun 2009 DKI Jakarta tidak mendapat Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. Namun, menurut dia, alasan tersebut tidak berdasar karena sudah sejak 2005 ibukota negara ini tidak mendapat alokasi dana khusus tersebut.

Sementara itu, pada pertemuan antara Pemprov DKI dengan Kementerian Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Departemen Dalam Negeri, Departemen Keuangan serta BKN, Pemprov mengaku akan mengangkat 707 guru bantu.

“Kemendiknas berharap agar semua provinsi segera melakukan pengangkatan terhadap para guru bantu. Selain guru bantu, ada juga 9.000 guru yang bertugas di 139 kecamatan di pulau terdepan dan perbatasan Indonesia yang akan diperhatikan pada tahun ini,” ungkap Baedhowi.

Kini, kata Baedhowi, draft kebijakan khusus mengenai guru bantu sedang disiapkan. Penyusunan draft khusus tersebut juga melibatkan Kementerian Pemberdayaan Daerah Tertinggal (PDT), Departemen Agama, Departemen Kelautan dan Perikanan, dan Depdagri. “Kita akan petakan di mana dan berapa guru bantu yang berada di kedua wilayah tersebut.” tandasnya.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. kami yang berada di sumbawa barat juga belum ada aplikasinya sampai akhir tahun 2009 ini. apakah aturan itu hanya dibuat untuk tidak dilaksanakan ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s