Pegawai Baru di Era Baru

Akhir tahun 2009, pesta penyaringan CPNS untuk mengisi formasi di lembaga pemerintahan kota/kabupaten di hampir seluruh Indonesia telah usai. Pengumuman hasil kelulusan diwarnai dengan gelak tawa, perasaan penuh bahagia, dan rasa syukur dari ratusan ribu peserta yang dinyatakan lulus menjadi abdi negara. Namun sedihnya bagi sebagian besar jutaan pelamar lainnya harus menelan kekalahan ini. Bahkan mereka banyak yang masih belum sepenuhnya percaya dan tidak puas. Merekapun menatap pengumuman itu berkali kali penuh harap sambil melihat nama demi nama hanya untuk sekedar memastikan keberadaan nama mereka.

Setelah berakhirnya seleksi calon pegawai negeri sipil ini, maka di awal tahun 2010, sebanyak ratusan ribu masyarakat pencari kerja telah berubah status menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Status pegawai baru itu tersandang setelah mereka berhasil melewati rangkaian seleksi yang dilaksanakan pemerintah daerah setempat.

Dalam rencana kerja yang disiapkan pemerintah daerah masing-masing, mungkin pada Februari atau Maret bahkan April, mereka akan mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) setelah Badan Kepegawai Daerah (BKD) tempat mereka dinyatakan lolos menuntaskan proses adiministrasi kepegawaian mereka. Pegawai baru yang akan bertugas ini, tentu telah dialokasikan posisi tertentu bagi mereka disesuaikan dengan jurusan yang mereka ambil.

Dalam kenyataan, biasanya kehadiran pegawai baru, akan membawa angin segar perubahan bagi institusi tempat mereka ditempatkan. Sebagai "orang terhormat" yang baru, mereka diharapkan bisa memberikan sumbangsih bagi daerah tempat mereka bekerja. Mereka diharapkan menunjukkan kinerja pegawai yang bagus karena proses seleksi yang "ketat". Semoga pegawai baru ini tidak terkontaminasi oleh budaya yang tidak sehat.

Para pegawai baru ini, telah berubah status dari masyarakat menjadi pelayanan masyarakat maka seyogyanyalah agar mereka menunjukkan kinerja terbaik yang dimiliki. Mengingat tugas tugas di era sekarang, tidak lagi ringan. Tunjukkan kompetensi sebagai abdi negara yang baik. Karna elemen masyarakat tentu berharap pegawai baru akan menjadi titik landasan makin membaiknya pelayanan, makin mudahnya pengurusan kebutuhan masyarakat dan yang terpenting, pegawai baru harus bisa memberi warna agar birokrasi yang masih berbelit-belit bisa dipersingkat.

Misi pemerintah untuk menciptakan tenaga kerja, bisa dikatakan berhasil. Tapi misi untuk memberikan kesempatan kerja belumlah terealisir secara maksimal. Bagi yang belum lulus menjadi pegawai baru, jangan terlalu difikirkan, karna menjadi PNS bukanlah akhir dari segalanya. Masih banyak cara lain yang bisa dilakukan dalam mengabdi dan mendedikasikan kemampuan sebagai warga negara yang optimis.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s