288 Produk ditunda Masuk FTA Asean – China

Pemerintah Indonesia akan menunda 228 produk Indonesia dalam pelaksanaan perdagangan bebas (FTA) Asean-China. Perpanjangan ini nantinya direncanakan sampai 2015 atau menunggu kesiapan produk tersebut siap menghadapi FTA.

Menurut Deputi Bidang Pengkajian UKMK Kementerian Negara Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, ia mengatakan 228 produk tersebut dievaluasi berdasarkan kemampuan daya saing. Adapun produk-produk tersebut diantaranya, besi baja 114 produk, tekstil dan produk tekstil 53 produk, permesinan 10 produk, elektronik 7 produk, kimia anorganik dasar 7 produk, furniture 5 produk, alas kaki 5 produk, industri kecil 1 produk, kosmetik 1 produk, jamu 1 dan maritim 22.

Pemberitaan sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan untuk kerangka CEPT AC-FTA (Common Effective Preferential Tariff AC-FTA), pemerintah sepakat untuk menegosiasi ulang sebanyak 227 produk (pos tarif) yang berpotensi merugikan industri dalam negeri.

Hatta menjelaskan, dalam rangka CEPT-AFTA pada 1 Januari 2010, sebanyak 1.696 pos tarif menjadi nol persen sehingga total sebanyak 8.654 pos tarif menjadi nol persen sejak berlaku tahun 2004.

Sementara, untuk FTA ASEAN-China, sebanyak 1.597 pos tarif menjadi nol persen sehingga total sebanyak 7.306 pos tarif telah nol persen sejak 2004.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s