Google Luncurkan Superphone “Pembunuh” iPhone

Raksasa bisnis online, Google, meluncurkan produk ponsel perdananya yang dijuluki Nexus One dan karena kecanggihannya oleh banyak kalangan disebut sebagai "iPhone killer" (pembunuh iPhone), smartphone buatan Apple. Selain itu, Google juga menyebut ponsel rancangannya sebagai superphone, bukan lagi sekedar smartphone

Nexus One diluncurkan, Selasa 5/1. Ponsel ini didesain dan dibuat oleh HTC mitra perusahaan Google yang berlokasi di Taiwan. Nexus One kabarnya akan dipasarkan melalui sebuah toko online baru milik Google, demikian ditulis dalam laman Technology Review

Melalui toko online ini dijual berbagai peralatan masa depan yang berbasis Android, perangkat lunak sistem operasi mobile yang dikembangkan Google. Ditekankan bahwa Nexus One merupakan yang pertama dalam serangkaian seri produk Google. Vice president of mobile platforms Google menegaskan bahwa ponsel itu dijual memalui toko online Google

Fitur Nuxus One memang yang terdepan di jajaran ponsel, menyertakan sebuah prosesor gigahertz, yang lebih cepat dari punya smartphone berprosesor tercepat yang sudah di pasar. Droid Verizon contohnya  memiliki prosesor 550 megahertz saja, dan iPhone diperkirakan memiliki prosesor berkecepatan sekitar 600 megahertz. Prosesor 1 GHz Nexus One dibuat oleh Qualcomm, pengembang processor kelas depan

Nexus One merupakan perangkat pertama yang menggunakan Android 2.1, versi teranyar sistem operasi berbasis open source yang dikembangkan Google

"Dengan perangkat keras ini, kami mengira kami sudah mendapatkan setengah dari kisah," kata senior product manager Google, Eric Tseng

Menurut Tseng, Nexus One prosesor memungkinkan ponsel ini bekerja dalam multi aplikasi secara simultan tanpa terjadi pelambatan, dan mendukung sebuah framework 3-D berkat Android versi 2.1

Tseng mendemonstrasikan beberapa aplikasi mempertontonkan tampilan grafis 3-D Nexus One, termasuk fitur versi lengkap Google Earth. Ponsel ini akan memandu anda dengan software mapping (peta) populer dalam tampilan tiga dimensi, menjelajah area dan memperbesar tampilannya

"Kami sungguh ingin mendorong kapabilitas 3-D yang anda dapat dengan chip-chip berkualitas tinggi hingga batas akhirnya," katanya

Tseng juga menunjukkan beberapa kemampuan suara canggih, dibuat dengan software suara (voice) yang sudah Google sediakan sebelumnya. Dalam Android 2.1, setiap text field akan menerima input suara, dengan akan memungkinkan user mengirim e-mail, pesan text, dan memperbarui (update) Twitter dan Facebook tanpa menyentuh ponsel ini

Pekerjaan itu akan ditangani dengan server Google. Tseng menambahkan bahwa perangkat lunak suara tetap akurat untuk setiap pengguna

Terobosan lain yang coba disediakan sebagai andalan Nexus One adalah fitur keyboard berbasis sistem pengenal suara dengan penerjemah suara ke teks. Penggunanya tak perlu mengetik untuk menulis e-mail, SMS, atau pesan di Facebook, tetapi cukup mengatakannya saja

Layarnya juga sudah menggunakan AMOLED yang memiliki kontras rasio sangat tinggi sehingga obyek yang ditampilkan sangat jernih dan tidak terganggu cahaya luar, seperti paparan sinar matahari. Seperti perangkat Android umumnya, disediakan lima pilihan wallpaper dan lima pilihan panel yang aktif bersamaan, tetapi kali ini dengan tampilan tiga dimensi

Selain itu, Nexus One juga begitu tipis dan ringan. Bandingkan saja, ia lebih tipis dari sebuah pensil standar dan lebih ringan dari sebuah pisau lipat Swiss standar.

Inilah fitur fitur yang ada dalam Nexus One sehingga disebut superphone. Berikut rincian spesifikasinya:

  • Prosesor: Qualcomm QSD 8250, 1 GHz
  • Sistem operasi: Android 2.1
  • Memori: 512 MB RAM, 512 MB ROM, dan 4GB Micro SD card (bisa ditambah hingga 32 GB)
  • Dimensi: Panjang 11,9 cm, Lebar: 5,98 cm, Tebal: 1,15 cm Berat: 130 gram
  • Layar: 3,7 inci widescreen, WVGA AMOLED
  • Kamera: 5 megapixel
  • Konektivitas: Seluler: UMTS Band 1/4/8 (2100/AWS/900) HSDPA 7.2Mbps HSUPA 2Mbps up to 5.76Mbps GMS/EDGE (850/900,1800,1900 MHz) Wi-Fi (802.11 a/b/g/n) Bluetooth 2.1 + EDR A2DP stereo Bluetooth AGPS receiver Cell tower and Wi-Fi positioning Kompas digital Akselerometer
  • Waktu bicara: 10 jam dengan 2G, 7 jam dengan 3G
  • Waktu Standby: 290 jam dengan 2G, 250 jam dengan 3G
  • Waktu Internet: 5 jam dengan 3G, 6,5 jam dengan Wi-Fi Putar
  • Video: 7 jam Putar
  • Audio: 20 jam
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s