Pemerintah Janjikan Krisis Listrik Berakhir Oktober

Pemerintah menjanjikan kondisi krisis listrik yang terjadi di sejumlah daerah bisa teratasi pada Oktober 2010 atau setelah satu tahun masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Kondisi byar pet (krisis listrik) di sejumlah daerah akan teratasi dalam 10 bulan ke depan,” kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam dalam paparan evaluasi kinerja ekonomi 2009 dan prospek 2010 di Jakarta, Senin (4/1) dilansir Antara.

Menurut dia, PLN akan melakukan langkah-langkah guna mengatasi krisis listrik di sejumlah daerah di antaranya melanjutkan pembelian kelebihan daya pembangkit listrik milik perusahaan lain.

Di sisi keuangan, lanjutnya, pemerintah akan menyehatkan PLN dengan meningkatkan kemampuan pendanaan hingga mencapai Rp30 triliun.

Tambahan pendanaan tersebut akan berasal dari peningkatan marjin dari sebelumnya lima persen terhadap biaya pokok produksi (BPP) PLN menjadi delapan persen.

Dengan BPP PLN pada 2009 sebesar Rp140 triliun, maka tambahan setiap kenaikan marjin satu persen diperlukan Rp1,4 triliun.

Artinya, dengan kenaikan marjin dari lima menjadi delapan persen, maka marjin PLN akan meningkat dari Rp7 triliun menjadi Rp11,2 triliun.

“Setiap kenaikan marjin satu persen, PLN mampu meminjam hingga Rp7 triliun, sehingga dengan kenaikan tiga persen, kapasitas pinjaman PLN bisa mencapai Rp21 triliun,” kata Hatta.

Sisanya, lanjut Hatta, pemerintah akan menambah penyertaan modal sebesar Rp10 triliun.

“Tambahan dana Rp30 triliun akan menyehatkan PLN, sekaligus mengatasi ‘byar pet pada tahun ini,” katanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s