Kenali Ayu Azhari “Evita Peron” Sukabumi

Dari proses PILKADA di seluruh Indonesia, mungkin PILKADA Sukabumilah yang paling kontroversial dan patut untuk disimak perkembangannya. Hal ini dikarnakan dengan hadirnya nama artis Ayu Azhari dalam bursa bakal calon kepala daerah. Di dukung oleh kekuatan PDIP Kabupaten Sukabumi, Ayu Azhari diberikan kesempatan untuk menjadi calon wakil bupati Sukabumi pada pemilihan umum kepala daerah (pemilu kada) Mei 2010.

Bahkan, pencalonan Ayu Azhari dinilai sebagai langkah baik untuk mewarnai demokrasi di negeri ini. Seperti diungkap pengamat politik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tedi Nurhadi mengatakan, Ayu Azhari akan menjadi "Evita Peron"nya Sukabumi.

Menurutnya, sosok Ayu memiliki potensi menjadi seperti Evita Peron, istri kedua Presiden Argentina Juan Domingo Perón (1895–1974) dan Ibu Negara Argentina sejak 1946 hingga wafatnya pada 1952.

"Kita jangan melihat sisi negatifnya saja, lihat sisi baiknya. Saya yakin Ayu Azhari mempunyai visi dan misi yang jelas dengan ikutnya bursa pemilu kada Kabupaten Sukabumi," ujarnya dikutip dari ANTARA, minggu lalu.

Tedi menambahkan, bahwa pihaknya yakin Ayu bisa membawa perubahan terhadap Kabupaten Sukabumi untuk menjadi baik. Selain itu, dirinya juga yakin dengan datangnya Ayu sebagai balon kepala daerah apalagi menjadi kepala daerah akan mempermudah jalur insvestasi menuju Kabupaten Sukabumi.

"Dengan nama besar Ayu, saya yakin bahwa investor akan berdatangan ke Kabupaten Sukabumi karena tertarik dengan figur baru tersebut dan ini menjadi peluang untuk melakukan perubahan," tambahnya.

Dukungan positif pencalonan juga disuarakan oleh Pengamat Politik dari Masyarakat Peduli Hukum dan Hak Azasi Manusia (MPH-HAM) AA Brata Soedirja menuturkan, bahwa dengan munculnya Ayu Azhari dalam pemilu kada ini akan memberi warna baru pada dunia perpolitikan di Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, nama besar Ayu Azhari bukanlah menjadi jaminan bahwa Ayu bisa menang di Kabupaten Sukabumi. Namun, dengan kedatangannya ke Kabupaten Sukabumi, dirinya berpendapat Ayu membawa misi yang baik untuk membangun Kabupaten Sukabumi."Ayu merupakan sosok yang kontroversi, namun dibalik kekontroversiannya tersebut, Ayu pasti mempunyai cita-cita untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat," tuturnya.

Brata menandaskan, kedatangan Ayu tidak perlu dipergunjingkan atau di pro-kontrakan, karena dengan adanya hal-hal tersebut, bukanlah kerugian bagi Ayu, bahkan menjadi suatu keuntungan bagi Ayu sendiri. Pasalnya dengan banyak mencuatnya nama Ayu di media maupun masyarakat secara tidak langsung dirinya (Ayu) telah dipromosikan.

"Sosok incumbent yang mencalonkan diri pun sama terkenalnya seperti Ayu, sehingga tidak perlu di perdebatkan lagi," tandasnya.

Sementara itu, pro dan kontra pencalonan Ayu Azhari menjadi Wakil Bupati Sukabumi (Jawa Barat) terus berkembang dan kini mulai merambah dunia maya seperti Facebook. Beberapa grup dibuat khusus dalam rangka menolak kehadiran Ayu Azhari untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sukabumi pada Mei 2010. Seperti, "Tolak Ayu Azhari di Pilkada Kabupaten Sukabumi, Tolak Ayu Azhari menjadi calon Wakil Bupati Sukabumi" dan "Tolak Ayu Azhari Jadi Calon Bupati Sukabumi". Anggota mereka telah mencapai ribuan penggemar. Salah satu alasan dari anggota mereka dikarnakan, Ayu Azhari dianggap sebagai artis “panas”.

Namun, yang mendukung Ayu Azhari untuk menjadi Calon Wakil Bupati Sukabumi juga terlihat banyak, walau masih dalam hitungan ratusan penggemar. Salah seorang yang pro, mendukung Ayu Azhari dengan alasan setiap warga negara berhak untuk ikut serta dalam pilkada. Kalau dilarang, berarti melangar hak azasi manusia (HAM).

Walau diterpa permasalahan pro dan kontra, pasangan bakal calon kepala daerah Kabupaten Sukabumi Heryanto dan Ayu Azhari merasa lebih percaya diri. Bahkan mereka berani menyatakan berada "di atas angin" dari bakal calon lainnya.

"Saat ini, kami merasa di atas angin dan yakin bisa menyaingi para balon yang ada," ungkap Heryanto yang merupakan Bakal Calon Bupati Sukabumi mendampingi Ayu Azhari. Meski begitu keduanya mengakui, hasil akhir nanti ditentukan oleh masyarakat yang akan menentukan nasibnya.

"Semua ada di tangan masyarakat, tetapi dari survey yang kami lakukan respon masyarakat terhadap kami sangatlah tinggi," ujarnya.

Heryanto menilai, majunya Ayu Azhari akan menimbulkan banyak opini dari masyarakat sehingga pihaknya terus membangun citra positif di masyarakat untuk melawan kritik-kritik terhadap pencalonan Ayu. Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi ke beberapa tempat di Kabupaten Sukabumi, untuk berpromosi.

Biografi :

Siti Khadijah Azhari, atau populernya dengan nama Ayu Azhari terlahir di Jakarta pada 19 November 1969. Saat ini ia tercatat sebagai pemeluk agama Islam. Ayu, dalam hidupnya adalah seorang bintang model dan aktris film. Ia mempunyai delapan saudara, di antaranya Sarah Azhari (model dan aktris), Ibra Azhari dan Rahma Azhari (Model).

Karirnya tidak monoton pada dunia model dan bintang film saja, namun ia juga mengeluti bisnis tarik suara. Sebagai selebritis, perjalanan hidup Ayu dilalui dengan penuh liku dan sensasi.

Ayu Azhari telah menikah sebanyak tiga kali. Suami pertamanya adalah rocker Indonesia, Wisnu Djodi Gondokusumo, yang kemudian bercerai dengan satu orang anak bernama Axel Gondokusumo. Ayu kemudian menikah dengan Teemu Yusuf Ibrahim, seorang pria keturunan Pakistan dan kembali bercerai dengan dikaruniai tiga orang anak yakni Sean Azad, Mariam Nur Al Iman dan Sulaiman Atiq. Terakhir, Ayu menikah dengan Mike Tramp, salah seorang personel grup musik rock White Lion. Dari perkawinan Ayu dan Tramp dikaruniai dua orang anak, Isabelle Tramp dan Lennon Tramp.

Karir Ayu Azhari dalam Filmografi:

  • Si Buta Dari Gua Hantu (1985)
  • Preman (1985)
  • Sama Juga Bohong (1986)
  • Ibunda (1986)
  • Catatan Si Boy (1987)
  • Harga Sebuah Kejujuran (1988)
  • Java Burn (1988)
  • Pacar Ketinggalan Kereta (1989)
  • Ikut-Ikutan (1990)
  • Taksi Juga (1991)
  • Rio Sang Juara (1991)
  • Ojek (1991)
  • Badut-Badut Kota (1993)
  • Oeroeg (1993)
  • Tahu Beres (1993)
  • Mumpung Ada Kesempatan (1993)
  • Catatan Harian Tante Sonya (1994)
  • Suami, Istri, dan Kekasih (1994)
  • Pemburu Teroris (1994)
  • Outraged Fugitive / Without Mercy (1995)
  • Perkawinan Siti Zubaedah (1997)
  • Telegram (2001)
  • Bercinta Dalam Badai
  • Dua Kekasih
  • Sst…Jadikan Aku Simpanan (2010)

Karir Ayu Azhari dalam Sinetron

  • Benang-Benang Emas
  • Istri Pilihan
  • Diantara Dua Pilihan
  • Mentari Di Balik Awan
  • Selalu Untuk Selamanya
  • Panji Manusia Millenium
  • Bidadari 1
  • Tali Kasih
  • Ketabahan
  • Tamu Dari Jakarta (FTV)
  • Putri Duyung
  • Cinta Tia Maria
  • Tersanjung 6 / Adilkah
  • Putri Salju

Karir Ayu Azhari dalam Album

  • Soundtrack Diantara Dua Pilihan
  • Oh Kasihku
  • Ada Cinta

Apakah persamaan Evita Peron dan Ayu Azhari? Yang pasti keduanya berlatar sama dalam karir sebagai artis. Namun, Evita Peron semasa kecil diliputi dengan suasana hidup kemiskinan dan memiliki perjuangan panjang dalam mengejar cita citanya. Walau Evita dianggap sebagai anak haram dan direndahkan semasa itu, namun tekadnya untuk berubah sangat besar. Dengan berlatar kemiskinan semasa kecilnya itulah ia berhasil meraih dukungan kaum miskin dan pekerja Argentina dalam berkampanye politik. Informasi lengkapnya, silakan baca artikel tentang Biography Evita Peron.

Iklan

5 Tanggapan

  1. kalau ayu azhari jadi wakil bupati sukabumi,jadikan sukabumi kota dongdot.

  2. jagad raya jungkir balik….. artis panas mau jadi pemimpin…..

  3. Bursa politik sekarang memang panas sampai2 pakai artis pns utk bakal calonnya

  4. sangat tidak setuju AYU A jadi wakil rakyat Sukabumi.

  5. ayu azhari dulunya kayak apa ya????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s