Mulai 2010, Era Kartu Kredit Bertekhnologi Chip

Kemajuan perkembangan tekhnologi kartu kredit sejalan dengan perkembangan tekhnologi chip elektronik. Pada waktu sebelumnya, media penyimpanan data kartu kredit masih terpokus menggunakan tekhnologi magnetik. Dimana semua informasi akun seorang nasabah perbankkan tersimpan dalam strip magnet. Namun sekarang, tekhnologi magnet akan segera tergantikan dengan tekhnologi chip. Implikasinya, penggunaan kartu kredit tidak lagi dengan cara menggesek. Perbankkan Indonesia pun tidak mau ketinggalan. Untuk itu Bank Indonesia telah mengumumkan penggunaan kartu kredit tekhnologi terbaru ini mulai Januari 2010.

Kepala Biro Pengembangan dan Kebijakan Sistem Pembayaran Direktorat Akunting dan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Aribowo dikutip dari Kontan, mengatakan "Semua kartu kredit tak lagi menggunakan teknologi magnetic stripe atau strip magnetik. Semua akan berteknologi chip."

Menurut Aribowo, Teknologi chip ini membuat kebiasaan lama menggesek kartu kredit akan hilang. Sebab, dengan teknologi chip, kartu kredit harus dimasukkan sedemikian rupa pada mesin khusus pembaca identitas chip bernama electronic data capture (EDC).

Aribowo menyebutkan, salah satu tujuan penerapan kartu kredit berteknologi chip adalah mencegah perusakan dan pemalsuan kartu alias fraud. "Teknologi ini bisa mengurangi terjadinya fraud transaksi pada kartu kredit," ujarnya.

Sumber : http://www.kontan.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s