31.000 Pelamar Sultra Gagal Jadi PNS

Kendari-CPNSD: Cita cita para pelamar sekitar 31 ribu Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Sultra yang mengikuti seleksi 20 Desember 2009 lalu, dipastikan gagal menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Daerah setelah diumumkan hasil kelulusan pada Selasa (29/12). Berdasarkan data LAPI ITB, total pelamar CPNSD Sultra 2009, sebanyak 36.153 pelamar. 5.087 diantaranya dinyatakan lulus oleh BKD Kabupaten / Kota dan BKD Provinsi.

Menurut Asisten III Pemprov Sultra Drs H Thamrin Patoro, menjelaskan bahwa hasil tes seleksi CPNSD Sultra 2009 yang diumumkan BKD Kabupaten/Kota dan Provinsi, adalah hasil skoring nilai tertinggi yang dikeluarkan Tim LAPI ITB Pelaksana Tugas (Plt). Masih sependapat, diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra Drs Tony Herbiansah. Ia mengatakan, hasil skoring yang diumumkan di media, tidak akan berubah sesuai dengan peringkat yang diterima BKD dari LAPI ITB.

"Tidak ada yang dirubah. Ranking hasil scaning tim IT LAPI ITB, juga dijadikan rujukan BKD Kabupaten/Kota, dan Provinsi diumumkan dimedia," katanya.

Sementara itu, Dr Ir Harib Idham Abdullah, Direktur operasional dan keuangan LAPI ITB, mewakili LAPI ITB mengatakan jika tugas tim IT hanya sampai pada hasil scoring saja. Lebih jauh menurut Harib, yang menentukan kelulusan adalah BKD kabupaten dan kota, termasuk BKD provinsi.

"Kami hanya sampai pada tahapan hasil scaning dan penentuan peringkat. Soal penentuan kelulusan, semua diserahkan kepada BKD. Misalnya, formasi guru dilamar 20 CPNSD. Yang diterima 10 orang. Maka yang menetukan kelulusan itu, adalah BKD. Kami hanya menyerahkan semua hasil scaning berdasarkan scoring hasil scaning," jelasnya.          

Waspadai Calo PNS

Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tenggara La Pili SPd menghimbau seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Sultra 2009 yang dinyatakan lulus mewaspadai calo PNS yang mengatasnamakan bahwa oknum tersebut berjasa dalam tes CPNSD.

"Saya himbau agar peserta tes yang dinyatakan lolos, agar waspada dengan oknum tertentu, yang meminta imbalan atau pemulus, yang menyatakan bahwa dia yang meloloskan sampai menjadi PNS," ujar La Pili, Selasa (29/12).

Menurut La Pili, kelulusan seleksi CPNSD tahun ini benar-benar murni dan merupakan hasil kerja dari para peserta tes. Jika ada oknum yang mengatasnamakann ini atau itu, sebaiknya segera melapor ke DPRD atau lembaga pemantau lainnya.

"Jika ada oknum atau calo tertentu meminta imbalan, yang kemudian bermain-main dengan tahapan penyempurnaan berkas, maka segera lapor ke DPRD, atau pemantau lain, sehingga bisa diselesaikan dengan cepat," ujarnya.[sb::kepres]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s