Konser Koin untuk Keadilan Prita

JAKARTA—Sejumlah musisi besar dan pengamat musik tanah air mengadakan Konser Koin untuk Keadilan. Konser ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Desember. Konser ini bertempat di Hard Rock Café Jakarta.

Ide konser tersebut muncul setelah Prita Mulyasari (32 tahun) divonis harus membayar uang senilai 204 juta rupiah kepada pihak Rumah Sakit Omni International atas tuntutan pencemaran nama baik. Sebagai bentuk kesetiakawanan dan solidaritas, maka para panitia yang terdiri dari musisi dan pengamat musik di Indonesia, memilih judul ‘Koin untuk Keadilan’, sebagai bentuk kesetiakawanan kepada Prita.

Koin, adalah sebentuk uang logam atau dikenal dengan recehan. Namun dalam kegiatan ini, koin diinspirasikan dari gerakan masyarakat untuk mengumpulkan koin dalam rangka membantu Prita melunasi dendanya sebanyak 204 juta rupiah. Disamping itu, Koin juga banyak diartikan sebagai kependekan dari ‘Kepedulian Orang Indonesia’.

Koin menjadi terkenal sekarang ini sebagai simbol gerakan moral dari dunia hiburan tanah air untuk mengingatkan kepada pemerintah bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di dalam hukum.

Pada konser ini banyak musisi dan tokoh hiburan yang ikut andil bagian seperti Slank, GIGI, Ari Lasso, Nidji, Cokelat, Sheila on 7, Titi DJ, Ada Band, Andra & The Backbone, Padi, She, Sherina, Audy, Drive, Seringai, Pee Weegaskins, Funky Kopral, Kunci, Marvells, Drew, Saykoji, Ronaldisko, Endah N Rhesa, Black Star, Domino, Ika Putri, Gruvi, J-Flow, dan Patent. Mereka secara sukarela berpartisipasi dan tanpa mendapatkan bayaran.

Acara spesial untuk keadilan ini dimulai pukul 15.00 – 21.00. Sedangkan bagi penonton diharapkan untuk menyumbang sebesar 50 ribu rupiah, sebagai tanda solidaritas. Untuk selanjutnya, uang hasil dari konser ini akan disumbangkan pada Prita. Pada perhitungan sebelumnya, Koin peduli Prita telah mencapai angka Rp650 juta.

Sebelumnya, pihak Rumah Sakit Omni telah membatalkan gugatan terhadap Prita. Dengan demikian Prita tidak lagi harus membayar denda itu. Namun, konser Koin untuk Keadilan tetap diadakan dengan maksud agar suara masyarakat tak dianggap remeh dan kejadian serupa tak lagi terjadi di masa mendatang.

Sementara itu, Prita Mulyasari yang saat ini sedang hamil 2 bulan, tengah menunggu putusan sidang terakhir di PN Tangerang. Sidang itu dijadwalkan pada tanggal 29 Desember 2009. Sidang terakhir ini akan menentukan apakah Prita diputuskan bersalah atau tidak. Walau demikian, Prita mengaku berserah diri kepada Allah.

Iklan

2 Tanggapan

  1. Kasus prita memang banyak menyita perhatian publik. Bahkan ketika pengadilan perdata memutuskan denda yang harus dibayar oleh Prita, nurani publik seakan tergerak untuk membantu meringankan beban prita. Walhasil jumlah sumbangan yang terkumpul pun sangat fantastis. Bahkan sebuah konser amal pun sengaja digelar untuk menambah pundi-pundi sumbangan.

    Pelajaran yang bisa kita ambil, bahwa penduduk negeri ini masih punya empati terhadap sesama. Mudah-mudahan hal ini dapat terus terjaga sampai kapanpun.
    Cara Membuat Blog

  2. sukses lah buat mbak prita, kami mendukungmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s