Beberapa Tokoh Medan Ikut Tewas di M-City

Dalam peristiwa kebakaran pusat hiburan dan hotel M-City, Jum’at 4/12 malam, ditemukan sebanyak empat orang terpandang ikut tewas yakni ajudan dan pengawal Gubernur Sumut serta seorang lurah. Hal ini tentu saja menimbulkan “pertanyaan” bagi warga umumnya. Ada kegiatan apa mereka disana. Penyebab kebakaran itu sendiri disebabkan karna salah seorang dekorator ruangan sengaja membakar karpet.

Dalam belasungkawanya, Pj Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa anak buahnya itu. “Ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini. Sebagai pamong seharusnya kita memberikan contoh kepada masyarakat,” kata Rahudman.

Selanjutnya, dia menjelaskan, ke depannya Pemko Medan akan lebih ketat lagi dalam mengawasi kegiatan anggotanya di luar jam kantor.

Sementara itu, suasana duka menyelimuti rumah almarhum Budi Indra Utama Lubis (38) Jalan Danau Sipinggan Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat, kemarin (5/12). Beberapa pejabat Pemko Medan, termasuk Camat Medan Denai Etliati terlihat hadir. Mereka memberi penghormatan terakhir kepada Lurah Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai.

“Saya tadi ada di lokasi pemakaman. Almarhum dimakamkan di Pekuburan Sei Agul, tak jauh dari rumah duka,” kata Etliati tadi malam.

Pasca peristiwa kebakaran pusat hiburan malam M City, terlihat sejumlah petugas kepolisian berjaga-jaga di lokasi kejadian. Mereka dikomando untuk menjaga ketat di sekitar lokasi gedung M City. Nampak garis polisi terpasang di beberapa area gedung. Nantinya Pihak Kepolisian berencana akan melakukan oleh Tempat Perkara Kejadian (TKP) untuk memeriksa kondisi gedung. Diduga, fasilitas gedung ini kurang memadai untuk kondisi gawat darurat.

Ditemukan kondisi Gedung M City ternyata tidak memiliki tangga darurat di lantai tiga, melainkan hanya terdapat satu lift di sana. Akibatnya, korban kesulitan saat akan menyelamatkan diri. Sehingga banyak korban yang tewas.

Menyikai hal Gedung M-City yang tidak sesuai persyaratan keadaan darurat, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan, Maju Siregar mengatakan, pihaknya sedang menunggu hasil penyelidikan dan identifikasi pihak kepolisian. Setelahnya baru mereka akan mengambil tindakan terhadap gedung tersebut. "Kalau sekarang inikan sudah tutup, lihat hasil pemeriksaan kepolisian nanti," bilangnya.

Berita Lainnya:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s