FBI Amerika berhasil membongkar jaringan penipuan kartu kredit senilai $ 200 juta atau hampir 2 triliun rupiah dan menyeret 18 orang tersangka.
Departemen Kehakiman Amerika mengatakan kasus ini merupakan salah satu penipuan kartu kredit terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah Amerika.
Para terdakwa beroperasi sejak tahun 2007 dan memalsukan sekitar 7000 identitas dalam rangka memperoleh lebih dari 25 ribu kartu kredit. Mereka pun tak segan membuat perusahaan palsu agar mendapatkan fasilitas kartu kredit istimewa.
Setelah mendapatkan kartu sesuai identitas, kemudian mereka membeli barang atau jasa dengan nilai kecil sehingga petugas pemberi rating menaikkan limit kartu kredit palsu tersebut. Sesudah limit meningkat, barulah mereka berbelanja atau menarik dana maksimal dan menghilang.
Dengan kredit palsu itu, para terdakwa membeli barang-barang mewah seperti mobil, pakaian dan perawatan spa, perhiasan emas permata, serta mentransfer jutaan dolar ke beberapa negara termasuk Tiongkok, Pakistan, Rumania, Jepang, dan Persatuan Emirat Arab.
Dalam salah satu penggerebekan pada rumah salah seorang terdakwa, ditemukan $68 ribu uang tunai dan disimpan dalam sebuah oven, seperti dilaporkan dalam laman Washington Post, Selasa (5/2).
Filed under: Berita Ditandai: | jaringan mafia kartu kredit, mafia kejahatan di us, penipuan kartu kredit





wow gile, nice info